24/10/11

You or Him?

erIni nih cerpen yang gue bikin waktu lagi ulangan *anakrajin-__-*
maaf kalo hasilnya acak-acak. saya ga bisa bikin cerpen bagus..

lets check it out
****



“Lo kan tau kalo gue suka sama Adli!!” Yozi berteriak keras di depan Naomi yang mematung. Naomi tak berani menatap Yozi.
 “G..gg..gue tau”Naomi menunduk.  
“Terus? Elo tega pacaran sama gebetan sobat lo? HAH? Lo tega??!!! Gue benci elo Naomi!” Yozi hendak pergi meninggalkan kamar Naomi, tapi tangannya di genggam Naomi.
“maafin gue.. gue...gue ga tau musti gimana.. saat elo bilang kalo elo suka sama Adli, jauh sebelum itu gue udah suka sama Adli. Dan gue sama Adli udah deket banget, Zi” Naomi terduduk di kasurnya. Sambil memeluk bantal pink berbentuk hati , Naomi terus menangis.
“Ha..harusnya Lo tuh bilang ke gue Naomi!” Yozi duduk di sebelah Naomi. “kalo saat itu lo bilang, gue ga akan deketin Adli” Suara Yozi memelan.
Naomi mengangkat wajahnya. “Kalo elo berada di  posisi gue, apa yang bakal lo lakuin? Apa lo akan ngelepas Adli yang sangat lo cinta atau lo akan bilang ke sobat lo dan mendapatkan resiko di tinggalin sahabat lo? Apa yang akan elo lakuin Yozi? ” Naomi terus terisak. Ia tak bisa menahan semua gejolak di dadanya.
Yozi terdiam. “Kenapa? Lo ga bisa jawab kan, Zi? Bingung kan lo?” sekarang suara Naomi  yang meninggi.

22/10/11

UTS!

Huuuaa!! 5 hari gue tidur jam 10 malem dan bangun jam 3pagi buat online belajar. 5 hari modem gue di sita. 5 hari gue online cuma lewat hape. 5 hari gue di kasih uang jajan cuma setengahnya *soalnya pulang lebih awal*. 5 hari guuueee... mengalami semua itu. dan akhirnya pada hari Jumat semua itu selese juga... 

lega banget rasanya!!! sekarang gue bisa online lagi dong :D
modem gue udah di balikin. heuheuheu...

jadi gue mau cerita tentang UTS. bukan! gue bukan mau ngebahas soal-soal ulangan!! bukaaannn!!! gue cuma mau cerita aja *cerita apa? gue juga gak tau tentang UTS*..

hari pertama, gue ulangan Agama sama B.indonesia.
gue kaga ada belajar sama sekali buat B.indonesia gue cuma belajara Agama. Abis agama ulangannya 4 bab -,- Ulangan Agama gue lewatin dengan lancar. trus kite istirahat, gue cuma buka-buka buku aje, kaga belajar. ulangan pun di mulai.
soal pertama gampang.. kedua ketiga ampe ke enam masih bisa gue jawab. ke tujuh? emm.. gue ragu. 
7. Sudut pandang cerpen no 5 adalah....
walaupun gue sering bikin cerpen, tapi kalo udah di kasih soal kaya gini gue masih suka bingung. gue pun ngejawab A. Orang pertama pelaku utama. gue ngelanjutin ke soal berikutnya...
dan akhirnya 40 soal gue jawab dengan enggak yakin. Alhamdulillah yaahh...
waktu yang di kasih 2 jam dan gue selese ngerjain soalnya 1 jam doang. karna gue males ngecek jawaban, akhirnya gue nulis-nulis ga jelas di belakang soal... 

gue bikin 

12/10/11

Thanks My friends :')

Nothing special..
Nothing colours..
Nothing smiles..
Nothing Fun..
Nothing LOVE..
without you're my friends :D

terimakasih atas semua yang udah kalian berikan buat aku.
senyum, canda, tawa, tangis, jengkel, marah, ngambek, galau dan seemuuaanyaa...
itu adalah kenangan paling berarti buat aku..
gak ada kalian, gak ada aku yang sekarang..

terima kasih banyak untuk  2 tahun lebih ini..
terima kasih banyak karena sudah mau menjadi temanku..
terima kasih banyak karena kalian telah memberikan banyak pelajaran untukku..

karna kalian aku tau arti kebersamaan
karna kalian aku tau arti pengorbanan
karna kalian aku tau arti kekompakan
karna kalian aku tau arti kekeluargaan
karna kalian aku tau arti persahabatan

thanks for everything..
I'll always remember everything about us..
I Love U all 



-Ade Kurniawan
-Ahmad Taufiq Azhari
-Aldit Aisar Rifky
-Alya Nisrina Fadhila
-Arya Diva Rizqandro
-Dara Elvira Damayanti
-Fadliansyah
-Fortina Maulida
-Ilham Budi Pratama
-Intan Ratri Pramesthi
-Junita Virachia
-M.Iqbal Rizky
-Mia Fardina Ramhan
-Naza Naratama Wikananda
-Nimas Ezra Monadiyan
-Rendy Wahyu Ridhani
-Reti Anggraini
-Rossi Nur Fajriani
-Wahyu Pratama Nur Anggara
-Wahyuni Puji Utami
-Yogi Imansary
-Ziath Adam



Seven RSBI One
Delapan RSBI Satu
Persatuan Anak Rsbi Sembilan Satu


kenapa gue warnain merah kuning ijo?
karna kekeluargaan kita itu kaya lampu merah.
dari yang diem-dieman satu sama lain..
perlahan-perlahan temenan..
dan akhirnya bisa keluargaan..






~Emelia Ariska

06/10/11

Bulan Bahasa--> Lomba Sayembara Cerpen Tingkat Nasional

mungkin Kita semua tahu Bulan Oktober adalah BULAN BAHASA. Dan untuk menyemarakkan  bulan bahasa ini, saya akan menggunakan Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar.

beberapa minggu yang lalu, saya telah mengikuti lomba sayembara cerpen tingkat provinsi dalam rangka Bulan Bahasa. Dan alhamdulillah (yaahh) cerpen saya yang berjudul "Benang Hidupku"
bisa maju ke tingkat Nasional. Saya sendiri setengah tidak percaya, atas apa yang terjadi. saya sangat bahagia sekali. Entah bagaimana, cerpen saya bisa ke tingkat nasional (gue udah ngomong yee?) hehe.. baiklah, saya tidak akan mengulang kalimat itu lagi. (trims)

saya hanya ingin meminta doa dari handai taulan sekalian (emang handai taulan ape artinye? gue juga kagak tau)  semoga cerpen saya bisa menang di tingkat Nasional. amin

mungkin kalian bingung, mengapa saya jika menulis kalimat yang tidak baku pasti menggunakan tanda kurung. Baiklah saya akan menjelaskan dengan tidak rinci.
jadi, semua itu untuk menghormati Bahasa Nasional Indonesia, yaitu Bahasa Indonesia. di karenakan ini adalah Bulan Bahasa.

saya kira, (postingan) saya kali ini sangat tidak jelas (GAJE). saya juga tahu itu, tapi mengapa saya tetap (mosting) ini? Entahlah saya juga tidak tahu.
lebih baik kita semua bertanya pada rumput yang bergoyang.

krik krik krik

04/10/11

Waiting for............. love

K’Eya, kaka kelas yang lumayan akrab denganku  memanggil. Aku keluar dari kelas untuk menemuinya. 
“kenapa ka? tumben lo manggil gue..”
 “lo tau ga berita terbaru dari kelas  11ips2?” k’Eya menahan tawa, aku bingung.
 “kaga. Emang apa’an?”. K’Eya tertawa dan menjawab
“Rian nembak cewe”.
JLeebbb!
Rasanya saat itu darahku berhenti mengalir dan jantungku berhenti berdetak. Rasanya sakit!

03/10/11

Akhir Mimpi


Di sudut kamar, ku menangis. Aku memang lemah sebagai seorang perempuan. Tapi, aku tak sekuat batu karang. Dengan inilah aku bisa melegakan dada. Aku adalah gadis 13 tahun yang baru merasakan CINTA. Bendungan air mata tak bisa ku tahan. Dengan menenggelamkan kepala di bantal isak tangis ku hampir tak terdengar. Air mataku semakin deras mengalir. Terputarlah kembali ingatanku pada kejadian menyakitkan di sekolah tadi.
Di depan WC sekolah, aku dan ke empat sahabatku  (Ita, Tata, Ika dan Ely) bergurau. Saat tawa kami melebur menjadi satu, Kiky lewat di depan kami. Kiky adalah orang yang aku suka. Entah mengapa, Ia terlihat begitu istimewa untukku. Ita, Tata, Ika, dan Ely juga tau itu. Tata menarik tangan Kiky dan mendorongnya, Kiky duduk di sebelah ku. Saat itu, aku merasakan jantung ku bagai di kunci detaknya. Aku bagai naik ke langit ke tujuh. Senyum kecil menyembang di bibir Kiky.
Sahabat ku tau bagaimana perasaan ku. Mereka terus membuat ku dan Kiky semakin dekat, hingga tak ada jarak antara kami. Sekilas aku melihat perubahan ekspresi di wajah salah satu sahabatku, Ia terlihat..... tidak senang. Kiky salah tingkah, lalu Ia berdiri dan langsung pergi menuju kelasnya.
Kami masih bergurau dan membahas tentang Kiky. Hanya Ely yang tidak ada. Ia duluan ke kelas, PR matematikanya belum di kerjakan.
Bell masuk berbunyi. Kami bergegas menuju kelas. Tapi  aku tidak langsung ke kelas, aku  ke kantin terlebih dahulu. Dan aku aku juga sengaja melewati jalan yang lebih jauh.
Snack yang ku pegang jatuh begitu saja. Tubuhku membeku.
Cha.... Ely menghentikan kalimatnya. Darahku serasa naik ke ubun-ubun. Tanganku dingin seketika melihat sahabatku dan orang yang aku sayangi sedang bermesraan.
 Aku pergi begitu saja. Tak menghiraukan Ely yang memanggilku. Kabut bening dimataku jatuh tak tertahan. Aku tak percaya sahabatku melakukan itu.

Inilah akhir persahabatan

Semoga kalian bahagia

Aku terluka sungguh terluka
Tak percaya serendah itukah aku dihargai

Aku teluka sungguh terluka

Tak percaya semurah itukah arti persahabatan kita

Tak percaya
Tetapi inilah akhir persahabatan kita
Aku terbangun. Kemudian melirik handphone ku yang menyenandungkan lagu Afgan dengan Akhir Persahabatan. Ku lihat sekelilingku. Perasaan lega menghangatkanku. Untunglah, semua itu hanya mimpi. 

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...