18/07/14

3 Steps In Love




“Jika hujan turun dengan tanda sebelumnya, maka berbeda dengan hati dan rasa
yang tidak tahu kapan akan merona, mengelam atau sebatas memudar. “
-emeliariska


“Jadi cuman sampai disini perjuangan kamu, Kak?” bening di manik matanya mulai mengalir perlahan.
Sementara Sang Lelaki pujaannya hanya bergeming dengan wajah tak nyaman. Lelaki yang selama ini menjadi sandaran hatinya, begitu pengecut hanya untuk mengungkapkan ‘Mengapa’.
“Jahat!” Akhirnya hanya kata itu yang keluar dari bibir manis si gadis mungil, mewakili seluruh kecamuk di dadanya. Pundaknya naik turun menahan isak. Tak ada lagi pundak yang Ia cari, pundak itu kini pergi. Menghempas harap Sang Gadis.
***
 “Aku tau kamu mulai bosan, mulai berpikir untuk melabuhkan harap pada lelaki lain. Tapi aku yakin, kamu tidak benar-benar berhenti mencintaiku. Aku yakin. Iya kan, Sayang?” Lelaki itu menggenggam tangan gadisnya dengan tulus, berusaha menemukan sirat cinta dari matanya.
Sementara Sang Gadis pujaannya hanya bergeming dengan wajah tak nyaman. Berusaha menyembunyikan gejolak di dadanya. Begitu segan hanya untuk mengungkapkan ‘Kenapa’.
“Kembalilah, ku mohon.” Akhirnya hanya kata itu yang mampu keluar, mewakili seluruh harap yang menggantung. Gadis mungil itu menatap Sang Lelaki dengan penuh rasa tak percaya. Lelaki itu seperti mengumpulkan kembali serpihan hati yang telah dihancurkan. Serpihan hati Sang Lelaki.
***

“Aku mencintaimu, Sayang”
“Aku juga mencintaimu, Kak”
Sesederhana itu namun mampu membuat hati bergetar, membuat awang dipenuhi wajah Sang Pujaan. Ya, Sesederhana itu.
~



Haii Loverssss… Howdy??!
Anyway, di postingan kali ini gue menaruh judul “3 Steps In Love”, Why?
Okkey, gue lama gak ngepost dan sekalinya ngepost isinya cinta-cintaan. Pfft.
Gapapa kan yaa? Yaaa? *puppyeyes* muehehe. Siapa yang ngelarang coba kan :p
Dari judulnya aja udah ketahuan bangetkan isinya apa. Ini sih secara garis besar dan menurut survey nyata. Bukan sebatas Quick Count! Kalau menurut gue sih kayak gini, taudeh menurut Tipiwan :3
Back to our topic, Siapa sih yang gak pernah ngerasain virus merah jambu ini? Virus yang bisa bikin senyum gak jelas, loncat-loncat sendiri, bahkan nyuci baju sendiri menari-nari di padang ilalang sambil bilang “I FEEL FREE~~~”. Sorry gue gak curcol, ini survey yang membuktikan! *iyain aja biar cepet*
Just being together we'll be perfect.
 3 Steps In love membahas tentang fase percintaan yang hampir semua orang yang merasakan cinta akan merasakannya. Bisa jadi, kita ngerasain, kita ngalamin, tapi kita gak nyadar akan fase itu.
Love yang kita bahas disini sebatas Love diantara laki-laki dan perempuan yang sebelumnya ngerasa asing, tapi bisa jadi berasa deket banget. Just call it “The Power Of Love”….  Tidak termasuk love kepada orangtua ataupun saudara yaaa. Ngerti kan maksud aing? Aing gak bisa ngejelasin qaqs :’(
Actually, Love isn’t just about the relationship. Why? Karena semua orang berhak merasakan cinta tanpa harus adanya ‘Relationship’ itu sendiri.
Kenapa gue bilang gitu? Karena umat-umat jomblo masih merajai ¾ dunia. Dengan kekuasaan yang merajalela, dan hati yang terlena-lena. Jadi buat kalian para kaum ‘Tidak Jomblo’, jangan sombong karena kalian hanya bagian kecil dari dunia ini. Jangan menghina yang jomblo, karena bisa jadi mereka lebih mulia karena menjaga mata, hati dan diri #tjieeee



Langsung aja menuju ke 3 Steps In Love:

1   Love Is Blind
Ngerasa gak sih, kalo udah mencintai seseorang bisa bikin buta? That’s rite. Pikir lagi deeeeh, bener gak? Haha.
Disaat kita mencintai seseorang, apalagi secara berlebihan itu akan membuat kita hanya berfokus pada apa yang membuat kita tertarik. Misalnya, kita suka ngeliat senyum si cewe karena giginya yang gingsul. Kita gak peduli itu cewe rajin sikat gigi apa enggak, bisa jadi mulutnya bau jeroan tapi kita gak peduli. Ya Kan?
Apalagi nih kalau rasa itu baru-baru tumbuh, semuanya berasa indah aja. Twitter di follow back gebetan aja bisa bikin terbang bersama lumba-lumba akrobatis :3 pikirin aja kalau yang lainnya gimana? Istilahnya tuh ya Dunia berasa milik berdua, Mpok Nori kek Luna Maya.
The power of Love……..
Tapi bahayanya kalau kita gak bisa mengendalikan rasa cinta itu, sehingga membuat diri kita terlena dan gak sadar apa-apa. Bahaya bin Fatal! Makanya, jangan biarin rasa cinta itu mengendalikan diri kita, haruslah kita yang mengendalikannya. Gimana caranya?
Rasulullah SAW bersabda,
“Tali iman yang paling kuat adalah mencintai karena Allah dan membenci karena Allah”
 (HR At-Tirmidzi)
Itu doang masa? Iya itu doang. Serius? Iyaaaaaa serius, duarius malah.
                Why? Karena dengan seperti itu kita sudah mengendalikan diri kita sendiri. Cinta yang kita punya gak sebatas nafsu belaka. Nafsu disini bukan hanya ‘aktifitas’, tapi dari hal sederhana. Misalnya mencintai seseorang karena kecantikannya. Itu nafsu J paham? Hehe.
Okey, Masalah mencintai dan membenci karena Allah kita bahas lebih mendalam dipostingan gue selanjutnya. Insya Allah.

2.     2.  Boring Session
                Setelah masa merah jambu yang lagi merah-merahnya, bakal ada fase ini. Fase dimana titik jenuh menghadapi gebetan ataupun pasangan. Fase dimana mulai bosan dengan hubungan yang gitu-gitu aja. Kalau di fase Love Is Blind disms ‘Lagi ngapain’ ‘Udah makan belom’ ‘udah cebok belom’ itu bisa bikin kejang-kejang saking senengnya, di fase Boring Sesion ini semua itu bernilai nothing.
                Iya. N-O-T-H-I-N-G. bahkan mungkin bikin jengah atau ilfeel. Ya karena boring itu tadi, hubungan yang kayak gitu-gitu aja. Si doi juga gak pernah peka, kalau cengcengannya bosen. Akhirnya ngelirik cewe/cowo lain deh, yang bisa bikin nyaman dan dibawa have fun.
                Mungkin kalau yang sama gebetan, bisa jadi lo bosen karena si gebetan juga gakpeka sama perasaan elo. Atau bahkan si gebetan yang bosen sama lo karena lo nya terlalu klasik gombalannya. Atau bisa jadi, si gebetan biasa aja sama elo, tapi elo nya yang terlalu nganggep berlebihan, akhirnya ngambil ke perasaan dan bikin elo berjuang mati-matian buat ngedapetin. Eh tapi pas nembak ditolak. Ukh.

                


                Tapi, setelah ditolak pun lo tetep berjuang demi doi yang lo puja-puja. Karena tanggapannya yang biasa aja dan cenderung bikin mati gaya. Lo bertahan, eh tertahan. Itu fase bosan berjuang :’) Sabar yah. Free puk puk for you.
                Di dalam sebuah hubungan, yang menjadikannya bahagia itu adalah semua pihak yang berperan. Bukan aku-kamu, tapi KITA.  Namanya aja ‘saling’ mencintai yaa semuanya harus serba ‘saling’, saling berjuang, saling bertahan, saling mengerti satu sama lain.
Fase Boring Sesion ini gak boleh lo lewatin gitu aja, maksudnya jangan sampe di fase ini semuanya benar-benar nothing. Jadiin fase ini sebagai masa intropeksi.

3.   The End
                The End adalah masa penentuan. Fase dimana lo harus tegas sama perasaan. Kalau love itu masih bisa di perjuangkan, ya perjuangkan. Jangan disia-siakan. Karena bisa jadi, apa yang ada sekarang bakal bikin lo nyesel kalau gak diperjuangkan. Think twice before.
                Kalaupun misalnya lo harus berhenti berjuang, yakinin diri lo dulu. Yakinin perasaan lo kalau si doi memang seharusnya lo lepas aja, karena mungkin fase Boring Sesion bukannya malah bikin intropeksi tapi malah bikin hubungan dan perasaan broke up. Karena elo yang nentuin the ending of your own story.

The END Cuma punya dua pilihan, Stay On or Move On.
Just choose then.






Nb: This is just a simple word that 
I though then I wrote ;)

Peace Love n gawl,




Emelia Ariska

31 komentar:

  1. Cie emel, nulisnya tentang cinta sekarang.
    Keinget naskah yang adek ceritain waktu itu, apa kabarnya naskah itu dek?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha. Yanih lagi kena virus merah jambu #eh x))

      Waah naskah yg mana ya bang? duh aku aja lupa x_x hhe

      Hapus
  2. "Sakitnya tuh di sini...." :v nice article.

    BalasHapus
  3. Yahhh, 3 fase yang gak bisa dilewatkan. Ngenesnya tuh disini (Tangan didada) kalo liat pacar dipacarin sama temennya pacarnya temen. #Sungguh Rumit hidup ini.

    Kujungan pertama Pangeran Wortel, salam kenal. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pacar dipacarin sama temennya pacarnya temen.___. *bingung*
      Iya ya... fase ini selalu ada dlm setiap hubungan x)

      Tingkyuh buat kunjungannya pangeran #eeaa

      Hapus
  4. bener banget yaa. cinta itu emang bikin kita buta. gak peduli apapun yang dilakukan pasangan kita, di mata kita itu selalu saja dia yang sempurna. yaa itulah keajaiban dari cinta.

    ketika memasuki masa bosan, kayaknya di setiap hubungan pasti ada. dan semua pasangan mungkin pasti pernah mengalami masa ini. tapi yaa gitu, bener apa yang lo omongin. di masa ini bagaimana kedua pasangan tersebut harus berjuang bersama-sama. kalau yang satu berjuang, yang satunya ngelirik orang lain, yaa endingnya pasti ga baik.

    kalo untuk ending itu sih pasti yaa. sekarang di fase ini cuman kita sendiri yang akan menentukan, mau lanjut, atau mau pisah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya.. segala hal terlihat sempurna saat kita jatuh cinta :') the power of love.

      Masa bosan itu masa pertimbangan didlm percintaan.. entah knp kepikiran aja gitu ttg masa bosan ini, dan memang hampir semua hubungan pasti mengalami masa bosan. Masa ini masa yg
      palingggg susah :'(

      Fase ending, bener banget. Di fase ini cuma kita yg bisa nentuin, menimbang dri masa bosan.. harus tegas sma perasaan :')

      Hapus
  5. Pas banget kala masih jadi ABG labil. Benar-benar ngena. Tapi pada dasarnya yang bernama peka itu memang sulit dipraktikkan. Makanya banyak pasangan yang bubar karena masalah peka yang kurang atau berlebihan.
    Ini tulisannya dalam banget, kayak untuk buku saja. Ngupas hal-hal mendasar tentang cinta. Ah, 3 fase dalam cinta memang kerap kita alami.
    Eh, salam kenal, ya. Sesama BE.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi iya.. rata2 abg labil pasti ngerasain hal gini,tp mungkin gak menyadarinya jdi kadang ga ngerti gmna ngadepinnya. Beda sma org dewasa, yg walaupun ada masa bosannya, pasti bisa nyikapin smuanya dg bijak :')

      Salam kenal jga :D

      Hapus
  6. Mbaknya update banget ya kayaknyaaahhh.. Mulai dari tipiwan, i feel free, quick count sampai #iyainajabiarcepet semuanya disebutin. Ketauan, kerjaannya suka nongkrong di socmed. Hehehe.
    Love is blind. Cinta itu buta. Alhamdulillah... Gue gak pernah nyolokin pulpen ke mata begitu saja waktu lagi jatuh cinta. Wiii.. Ada hadist-nya juga. Ini bukan blognya Mamah Dedeh kan? :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ketahuan deh klo anak gawl socmed x)) wkwkwk

      Sekali kali bisa tuh bang nyobain nyolok pulpen kemata, biar dapetin feel 'love is blind' nya #sesaaattt wkwk

      Ini blognya mamah dan aa' :3

      Hapus
  7. Kunjungan pertama ke blogmu Qaqa... Btw, aku suka banget desainnya. Semuanya pink dan lucuuuuuuuu aaakkk! Mau dong diajarin, kayaknya desain sendiri ya?

    Eh aku kaget banget pas tadi kamu bilang "Ngerti kan maksud Aing?" uwoooo ._. Padahal di atas udah masukin hadis hahaha.

    Steps in love. Aku setuju banget ini. Kebanyakan orang mengalami yang namanya fase-fase ini. Aku pun mengalami sih, tapi sama mantan gebetan banyak berhenti di tahap dua. Jadi ya udah tau lah tahap 3-nya gimana. *aduh, curhat*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi Alhamdulillah desain apa adanya aja qaqs x)) bisa bisa, sama 2 belajar muehehe...


      Eh emg itu artinya apaan? Duh takut salah, pake bahasa org x_x

      Aku banget dehh :'( mantan gebetan ya? bukan mantan pacar wkwk...
      Emg sih lebih baik berakhir di tahap 2 aja klo sma gebetan, ya masa bru pdkt aja udh ada masa boring, gmna klo ada hubungan #nyessss

      Eh salam kenal yaaa :D

      Hapus
  8. pengalaman baanget sih hahaha.
    jangankan masuk ke 3 langkah itu. paling mentok juga aku di nomer 1. iya, aku nggak pernah putus, pacaran aja nggak pernah :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sediiihhhhhh :'(
      Sini yuk sma aku #eh

      Hapus
  9. Hahaha aku pikir ini bakalan bercerita tentang cinta-cintaan gitu ya, ternyata enggak -_-
    Ehm, aku pernah ngalamin beberapa sih :/ Emang susah mah kalo awal-awalnya memerah, eh makin lama makin loyo ._. if you know what i mean :D

    but well, kamu bener banget "Mencintai karna Allah dan membenci juga karna Allah" dan dari situ bisa diartikan kalo kita seharusnya gak membawa cinta bebarengan dengan nafsu (y)

    Ohya, itu ada foto mudanya mpok nori ya?
    Cantiknya tuh disituuuuhhh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah emg ini ttg apa?._. kan ttg cinta2an jg :p
      makin loyo cintanya? #uhukk
      Kaya bunga dong yah, ada fase pas mekar merah merona, trus ada fase layu trus mati. Hihi.. tpi beda sih ya :3

      Agreed with this point "seharusnya gak membawa cinta bebarengan dengan nafsu"

      E..e... itu foto aku._.

      Hapus
  10. Emel ngerti banget nih.. Pasti udah ngerasain asem manisnya cinta #eea

    Eh tapi beneran loh, step ke-2 pasti bakal dialamin.. Kebosanan. Tapi ya wajar kali ya.. Namanya juga baru pacaran. Kalo udah nikah gak boleh pake bosan. Haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan cuma AsemManisCinta doang yg udh dirasain, sepet sampe pait2nya jga udh wkwk
      #EmelStrong =')

      Mmm.. makanya yaahh, mending langsung nikah ajah biar gada beban plus sakit yg plusplus lgi wkwk

      Hapus
  11. entah kenapa gue lebih terfokus pada cerpen pembukanya, pengalaman gue mungkin wkwkw.

    emang bener sih, siklus percintaan ya gitu-gitu aja; pdkt, bosen, udahan. tapi gue liat banyak juga yang ga ngikutin siklus ginian, ya mungkin mereka ngejalaninnya dengan ga terlalu lebay, jadi ya dibawa asik aja kayak temen, ga perlu terlalu ribet mikirin perasaan kita ke dia gimana dsb., yang penting nyaman dan asik ngejalaninnya, ya gue rasa juga bakal bertahan lama:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uhukk cerpennya bikin galau gak? Atau bikin ingat si dia yg dulu pernah saling berbagi tawa dan bahagia dgmu? #tsaahh #apasih haha

      Wiihh ada ya yg ga ngelewatim siklus ginian? Hebaatttt. Cinta macam apa ya yg ga ngelewatin fase 2-3, aaaa so sweettt. Siapapun mereka, longlast n happilly ever after yaa :')

      Hapus
  12. itutuh sakitnya tuh disini trending banget

    BalasHapus
  13. virus merah jambu tuuh berbagai rasa yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyahh.. namanya juga Asem Manis Cinta #uhuk

      Hapus
  14. fase ke 2 dan ke 3 ini nih yang bikin kecewa dan bisa merasakan gimana sakitnya ketika 2 fase ini melanda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya.. jadi sebenernya fase 2 itu adalah penentu gimana di fase 3.
      Akan lebih baik, atau tidak.
      Stay or move #tibatibagalau

      Hapus
  15. Pengen yang lebih seru ...
    Ayo kunjungi www.asianbet77.com
    Buktikan sendiri ..

    Real Play = Real Money

    - Bonus Promo Red Card pertandingan manapun .
    - Bonus Mixparlay .
    - Bonus Tangkasnet setiap hari .
    - New Produk Sabung Ayam ( minimal bet sangat ringan ) .
    - Referal 5 + 1 % ( seumur hidup ) .
    - Cash Back up to 10 % .
    - Bonus Royalty Rewards setiap bulan .

    Untuk Informasi lebih jelasnya silahkan hubungi CS kami :
    - YM : op1_asianbet77@yahoo.com
    - EMAIL : asianbet77@yahoo.com
    - WHATSAPP : +63 905 213 7234
    - WECHAT : asianbet_77
    - SMS CENTER : +63 905 209 8162
    - PIN BB : 2B4BB06A / 28339A41

    Salam Admin ,
    asianbet77.com

    Download Disini

    BalasHapus

jika ada kekurangan dalam postingan ini,
silahkan beri komentar kritik dan saran.
saya menerima dan akan saya perbaiki.
Terimakasih.

#muchlove

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...