25/01/12

2 M berapa banyak? (Cerpen)

“Dua M. itu apa kak?” Ara adikku yang masih 10 tahun menunjuk tulisan di layar televisi di warung kopi, langganan kami. Bukan, bukan kami berlangganan kopi di situ. Tapi, lebih tepatnya tempat  kami berlangganan menonton televisi.


“Dua miliar” ucap Ibu sambil memperhatikan berita di tv.

“Ooh. Jadi mereka mau bikin dua miliar toilet bu?” Khairan, Adik bungsu ku yang 8 tahun ikut berkomentar, Ia mengangguk seakan mengerti.

“Bukan tau. Itu dua miliar harga toiletnya!” Ara menjulurkan lidahnya pada Khairan. Seolah Ia sendiri tau banyak “Emm.. dua miliar itu harga satu toilet gitu kak?” Sudah ku duga, adikku yang satu ini memang sok tau. Haha

“Bukanlah. Dua miliar itu total semuanya” aku juga tidak tau, apa yang aku katakan ini benar atau—entahlah. Yang penting kedua adikku itu percaya, jadi mereka tidak tau kebodohan kakaknya. Hehe

“Ooh. Eh, dua miliar itu banyak banget ya kak? Kok orang-orang pada protes?  Padahal kan biasa aja yah” lagi-lagi Ara memberikan pertanyaan yang aku tidak yakin, kalau aku bisa menjawabnya.

Aku hanya tersenyum dalam diam. Aku juga tidak tau berapa banyak dua miliar itu. Aku tidak pernah punya uang sampai dua miliar. Yaa paling banyak dua puluh ribu, itupun aku baru pernah mendapatkannya sekali dan aku mendapatkannya di jalanan. Jangankan punya dua miliar, memegang dan melihatnya pun aku tak pernah. Emm... bahkan aku tidak tau berapa banyak angka nol di belakang angka dua.

18/01/12

About Love


<3
When We are Together
I love that moment..

Kamu tau? 
Aku merindukan saat kita bersama. Saat kita saling berbagi cinta.


</3



Tapi, kamu tau?
Kita memang lebih baik tidak bersama. Tapi masih saling berbagi cinta.


Love, Icha

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...