15/11/13

Berpakaian tapi Telanjang (Hijab Syar'i)

Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, 
Ada dua golongan penghuni neraka yang belum aku lihat, satu kaum yang selalu bersama cambuk bagaikan ekor-ekor sapi, dengannya mereka memukul manusia dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang. Mereka berjalan dengan melenggak-lenggok, kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga & tidak mencium baunya, padahal bau surga bisa tercium dari jarak demikian & demikian”. [HR. Muslim Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Naudzubillahi Min Dzalik. 

Semoga kita selalu berada dalam lindungan Allah dan bukan termasuk golongan wanita-wanita berpakaian tapi telanjang yang dimaksud dalam hadist tersebut. aamiin


Eh sebelumnya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh... 

waaahh Emel kok jadi sok agamis gini? 
Wahaha.. aish enggak lah. Saya cuma mau ngeshare sesuatu yang semoga bermanfaat. yang beberapa referensinya saya dapat dari buku dan internet hehe. bukan maksud menggurui ya teman-teman ;)
sharing aja disini hoho

Oh iya ..................
Untuk pengingat kita Ukhti :)
Nah kadang kita melalaikan perintah Allah ini dengan bilang "Jilbabin dulu hatinya, baru fisiknya."
balik lagi "Berjilbab itu wajib, Bukan Sunnah!"
Di bukunya Oki Setiana Dewi yang Melukis Pelangi, ada potongan kalimat yang menohok buat saya sekaligus bikin saya sadar juga tentang jawaban untuk pernyataan yang sering bikin kita lalai itu,
".....kenapa tidak kita ubah pradigmanya? Jilbabkan dulu kepala kita, sambil kita barengi dengan menambah ilmu. Setelah itu, perlahan semua sisi kehidupan kita akan mengikuti" 

Nih..
sumber
Yaps. Dan kaya kutipan di buku Yuk Berhijab nya Felix Siauw,


"Hijab tanpa Nanti, Taat tanpa Tapi"

Berhijab juga akan membuat kita berpikir beribu kali untuk melakukan hal-hal yang tidak baik dan membantu kita lebih banyak mengingat akhirat.. Hijab adalah bukti ketaatan kita kepada Allah.. Subhanallah.....

 "Wanita berhijab belum tentu sholehah, tapi wanita sholehah sudah pasti berhijab"
Yuk aahh... Kembali kedalam keyakinan diri masing-masing :) Tapi kalau boleh berbagi, Hijab itu membawa banyak manfaat untuk diri kita loh, Ukhti.
Misalnya nih, di jalan ketemu sama cowo-cowo yang suka godain cewe. Biasanya di godain pake di cuit-cuitin atau "Hai cantik" "Cewe" dan lain sebagainya sambil ngeliatin body si cewe dari atas sampe bawah.
Setelah pakai Hijab, Insya Allah yang kata-kata untuk ngegodain itu di ganti sama "Assalamu'alaikum......" 
waaah siapa yang tidak bahagia, di doakan Semoga diberikan keselamatan atasmu, dan rahmat Allah serta berkahNya juga kepadamu :')

Oke.. Sekarang kita ngebahas bagaimana biar kita tidak termasuk dalam golongan wanita yang Berpakaian tapi Telanjang. 
sebagai pengingat kita ukthi, agar kita tetap bisa mulia di mata Allah. Sama-sama belajar ya hehe 

10/11/13

Demokrasi Otak Udang (Percakapan Pahlawan)

“Harga diri ini di injak, Bu.” Pak Karno berbicara sambil mencangkuli sawah.

“Kenapa to, Pak?” Bu Fatma menyahut dari pondok tepat di samping sawah sambil menyiapkan makan untuk Sang suami tercinta.

“Woh Ibu ini ketinggalan berita, kudet. Ndak liat tv opo?” Sang Suami mendekati istrinya yang masih sibuk dengan lauk tempe dan pucuk singkong.

“Emang kita punya tv, Pak?” Lengkungan senyum dipipi keriputnya terhias indah tanpa celah.

“Hahaha. Oh iya… Bapak lupa, Bu. Buat makan aja susah yo..” Lalu sepasang suami istri itu tertawa renyah. Seolah tiada beban menggantung dipundak mereka.

“Memangnya kenapa, Pak? Sampe harga diri diinjak-injak.” Sang Istri menuangkan air putih untuk suaminya.

“Iniloh….. Maling dimana-mana” Pak Karno meneguk air yang diberikan Bu Fatma, setelah menyelesaikan pekerjaan dan cuci tangan.

“Lah. Apa hubungannya to Pak sama harga diri diinjak-injak?” Bu Fatma beralih menatap heran Suami.

“Ya ada to…. Maling maksud bapak itu si Koruptor. Setan seng ambil uang rakyat.” Ucapnya mulai menggebu-gebu.

“Itu koruptor nama ne, Pak” Bu Fatma membenarkan.

“Walah. Mau koruptor, maling, pencuri ya sama aja Bu. Sama-sama nyuntan punya orang.” Setiap kata diucapkan dengan penekanannya. “Koruptor itu terlalu bagus untuk para cunguk itu, Bu. Bangga mereka jadi Koruptor. Bangga jadi Maling! Semiskin-miskinnya orang miskin, Ya lebih miskin koruptor itu. Wong mereka aja nyuri duit orang miskin.” Lanjutnya masih dengan penekanan disetiap kata.

“Walaaahh.. Iyo ya pak. Kita yang ndak punya Tv ini, kerja banting tulang sampe kulit tinggal tulang, terus lauk tempe doang bahkan kadang garam, ternyata lebih sugih dari maling duit rakyat itu yo Pak.” Bu Fatma menimpali.

“Ya jelas toh. Percuma lah, Pahlawan Indonesia berjuang sampai nyawa pun di korbankan. Wong masyarakat Indonesia ndak pernah bersyukur. Malah ngelupain perjuangan nya. Omong Kosong itu demokrasi pancasila, yang ada demokrasi otak udang. Ndak pernah mikirin rakyat kan.” Saking semangatnya pak Karno menunjuk-nunjuk kepala nya sendiri dengan emosi.

“Iya to Pak. Jasa Para Pahlawan ndak pernah di perhitungkan. Terus para pemimpin Negara itu apa gunanya?”

“Ya mereka Pahlawan kesiangan! Apalagi Si Maling duit rakyat. Bisa nya ngebacot terus.” Pak Karno menyantap hidangan nikmat alakadarnya.

“Jadi, yang seharusnya merasa harga dirinya diinjak-injak itu ya para maling duit rakyat alias koruptor itu, Pak.” Bu Fatma ikut menyantap tempe buatannya.

“Loh kok bisa?” Pak Karno menyahut heran masih dengan mulutnya yang penuh.

“Yaiyalah. Dengan latar belakang pendidikan yang tinggi, jabatan yang tinggi, si koruptor itu masih aja ngemalingin duit orang miskin kaya kita. Berarti si maling ‘bertahta’ itu menginjak-injak harga dirinya sendiri!” Bu Fatma menjelaskan.

“Kalo ketemu sama maling itu, Bapak pengen sekalian nginjak-nginjak muka kinclong mereka, Bu. Biar ngerasain sakitnya hidup jadi orang miskin kayak kita.” Pak Karno bersungguh-sungguh

“Kelakuan mereka ituloh menjijikan, Pak. Ndak tau diri”

Siang itu, percakapan sepasang suami istri renta terus berlanjut. Ada harap bahagia di umur senja, terus membahasi para maling uang mereka. Koruptor miskin yang memalingi duit orang miskin.

***
Selamat Hari Pahlawan, Indonesia!


Dulu Pahlawan berperang di medan perang.
Sekarang waktunya kita para pemuda bangsa yang berjuang.
Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

                                    dengan Demokrasi Pancasila!
                                                      Bukan Demokrasi Otak Udang...

08/10/13

Malaikat Cinta

Ya. Malaikat Cinta itu IBU.
Bidadari Surga yang diturunkan Sang Pencipta untuk membagikan cinta pada seorang kamu di dunia.
Tidak ada seorang Ibu pun tanpa cinta. Kecuali mereka yang telah terbutakan mata hatinya.

sumber

Anak mana yang tidak mencintai Ibunya? Sungguh anak itu telah menjauhkan ridho-Nya.  Udzkurullah. 
"Keridhoan Allah terletak pada keridhoan seorang Ibu"
Ah. Tapi kadang ada saja perasaan mengganjal yang membuat kita menyalahkan ibu. Padahal kurang apa lagi kasih sayang ibu itu. 
Tidak cukupkah menyusahkan Bidadari itu selama 9 bulan dirahimnya? menendang-nendang yang kadang membuatnya kesakitan. Lalu saat melahirkan buah cinta dengan perjuangan bertarung dengan kematian yang amat menyakitkan.
Tidak cukupkah hanya itu yang membuat IBU meneteskan butiran bening dimatanya?
Pantaskah seorang anak yang bukannya mengangkat beban malah menuntut macam-macam?
Astagfirullah...... berapa banyak dosa yang telah dilakukan pada sang bidadari Surga.
sedangkan berkata "Ah!" saja diharamkan, apalagi membentak, memukul, atau hal lainnya yang lebih menyakitkan.

Kadang, setelah sekian lama Ibu menyimpan rasa. Pelupuk matanya tak sanggup jua menyimpan beban hatinya. setetes-dua tetes lalu berlanjut ke tetes-tetes lainnya. Sungguh luka di hati Ibu semakin terkoyak dan meluas.
Anak mana yang tega hanya melihat Malaikat Cinta melemah di setiap tetesnya? Anak mana yang Tega!
Sebuah pelukan dan belaian penuh cinta pun tak apa, walau tanpa kata.

Ya Allah. Kalau seorang anak meninggalkan Ibu nya yang sakit, renta, ataupun tidak berdaya betapa durhaka nya anak itu. Sementara Ibu selalu ada disaat kapanpun sang anak membutuhkannya. 
Sungguh pengorbanan Ibu itu luar biasa. Dari segumpal darah, menjadi manusia yang sudah sempurna. 
Pengorbanan Ibu itu tiada duanya.....
"Ibu dalam pandangan Islam adalah telaga suci dengan air yang mengalir tanpa henti untuk anak-anaknya baik anak-anaknya ada didekapannya maupun telah memiliki naungan lain, kecemasan-kecemasan dan perihal tentang kegelisahan membuat telapak kaki seorang ibu menjadi syurga bagi anak-anaknya."-source

Coba ingat lagi, berapa banyak pengorbanan yang Malaikat Cinta berikan?
sekarang, berapa banyak pengorbanan yang telah dipersembahkan untuk dirinya?
Sudah melebihikah? Tidak akan pernah bisa.

03/10/13

Cinta


Follow me : @emeliAriska
Wish Afgan Syahreza read this. 
I just wanna have some conversation with ya. Please gan....


“Aku cape Gan!”
“Cinta, aku mohon” Manik mata dua sejoli itu bertemu, “Kita masih mencari peluang, mencari waktu yang tepat. Aku mohon sabarlah cintaku.” Afgan meraih sepasang tangan didepannya.
“Iya. Tapi sampai kapan?” Mata itu kembali sendu, menyembunyikan harap di beningnya.
“Sampai keadaan memungkinkan.” Afgan meyakinkan Cinta, tulus.
“Aku cape!!” Cinta berbalik, berlari meninggalkan Afgan sendiri di lorong sepi Rumah Sakit.
Aku belajar mencintaimu,
Mencintai tanpa syarat apapun.
Meski kau yang tersulit untukku,
Tapi aku tak ragu.
Handphone Cinta berdering untuk yang kesekian kalinya, dan untuk kesekian kalinya juga di abaikan begitu saja. Cinta terus melajukan mobilnya di temani butiran bening yang tak mau berhenti jatuh dari pelupuk mata.
Ah semua orang ingin di mengerti, tapi kenapa tidak ada yang bisa mengerti. Atas nama Cinta semua di korbankan. Perasaan, paksaan, sakit semua terabaikan karena satu kata, Cinta. Sampai kapan harus merasakan? Sampai kadar sabar menipis perlahan lalu habis termakan.
“Aaakhh!!!!” Cinta menggeram, mengenyahkan segala macam pikiran. Belum lagi macet Jakarta yang membuat moodnya semakin tidak karuan.
Semua ini berawal dari pertemuan keluarga Perusahaan yang menaungi Ayahnya dan juga Afgan. Sesosok berkacamata yang sesekali mengembangkan senyumnya di antara para undangan membuat perhatian Cinta hanya tertuju pada satu titik itu. Saat seorang lain yang mengajak berkenalan pun, Cinta hanya mendengarkan sekilas. Lalu bercakap tanpa arah.

17/08/13

Indonesia.... Merdeka?


68 tahun sudah Indonesia merdeka. Merdeka dari jajahan Belanda, Jepang dan sekutunya. Tapi benarkah Indonesia sudah merdeka? 
Tidak.
Indonesia masih terjajah, bukan lagi oleh Belanda, Jepang dan sekutunya, tapi oleh jajahan bangsa sendiri.

Apa saja yang menjajah Indonesia?

11/08/13

Happy BE-day!!!

#latepost

Selamat 1 tahun my Energy!!! semoga kita langgeng selama-lamanyaaa. mwah! :* {} #HappyBirthdayBE 
Gue pernah cerita tentang grup blogger yang satu ini? haish kayanya belom deh >.<
gue aja ngapdet blog jarang-jarang-jaraaaaang banget hahah-_-

jadi Blogger Energy yang 9 Agustus kemaren 1st Anniv adalah kumpulan para blogger personal yang mempunya Energy super yang bisa menularkan energy positif kepada para blogger galau yang sedang berada dalam keterpurukan #halah

Awalnya gue tau ada grup yang namanya Blogger Energy ini dari salah satu Ranger (panggilan buat admin hoho. fyi BE punya 4 Ranger). Jadi salah satu ranger itu ngomen postingan di blog aku... terus karena komentarnya inspiratif,gue jadi penasaran..
serius waktu itu gue gak tau apa-apa tentang BE. di blog ranger itu, gue stalkingin huahaha.. nah di salah satu postingannya yang ini, Ranger itu menceritakan tentang BE. nah gue tertarik dong buat gabung.. Setelah baca peraturan, dan ternyata gue lulus seleksi dan akhirnya di terima muehehe...

Saya udah jadi keluarga Blogger Energy!!!!
Pas ngecek, percaya gak percaya sih kalo gue udah gabung selama satu tahun di BE hehe._.v cepetttt banget haha
Terus yaa kan untuk ngerayain 1st Anniv nya BE, bakal di adain lomba-lomba gitu.. lombanya terdiri dari lomba foto, bikin pantun dan blogger of the year!
Lomba Blogger Energy itu punya peraturan, peraturannya gini...

Nah terus sebagai rasa terimakasih plus bangga nya gue jadi bagian dari BE, gue pun ikut lomba nya. mau nya sih ngeborong semuanya, tapi apalah daya, sanggupnya cuma satu.. itupun dadakan hahah

Special Fasting Holiday

(≧o≦) halowww akhi und ukhti !!! #cipokdarikejauhan

eh sebelumnya .... 

Selamat Hari Raya Idul Fitri \(^^\) Minal Aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir batin
 Hmhm.. awalnya Postingan ini saya kasih judul "Happy Fasting Holiday \(^ω^\)", tapi setelah menjadi draf selama kurang lebih 29 hari, saya mengubah judul postingan ini menjadi "Special Fasting Holiday"..

Puasa kali ini benar-benar spesial..

Bukan hanya kali ini sebenarnya, setiap bulan ramadhan memang spesial bukan? obral pahala :') subhanallah... ga kerasa udah mau lebaran aja (okeh.. sekarang udah lebaran... dan udah saya bilang, ini menjadi draft selama 29 hari dengan beberapa kali pengeditan)

Dan sebelumnya postingan ini mau di jadikan sebagai ucapan "Selamat berpuasa" dari saya, tapi setelah di pikir ulang, dan karena suasana hati telah berbeda, maka postingan ini sebagai ungkapan hati di Puasa yang spesial ini..


Selain karena saya dan semua murid di kota saya mendapatkan 50 HARI libur.. libur kenaikan kelas di tambah libur puasa.. Its gonna be bored actually kalo ga ada kegiatan. Think again-_-

Lalu seminggu sebelum memasuki bulan Ramadhan, saya benar-benar menghabiskan waktu bersenang-senang bersama para sahabat saya. Uang bulanan yang di kasih pun habis di awal bulan ckck.
Gak cuma menghabiskan waktu bersama sahabat yang ada di dalam kota, tapi juga sama sahabat yang rela datengin saya dari luar pulau #yekale (_  _|||)



Lalu memasuki bulan Ramadhan.... semua berubah saat negara api menyerang 
Ramadhan hari pertama..... sahur di bangunin mama.. Karena sahurnya cuma 20menitan sebelum imsyak, jadi setelah sahur tahajud dulu sambil tadarus.
Di awal ramadhan emang udah punya tekad buat khatam 30 juz. insya allah. 
Punya program 1 hari = 1 juz.. insya allah. 
di hari pertama saya sudah melewati 2 juz. alhamdulillah..


08/07/13

Hay! jadi gini......

(◡‿◡✿) hay ! #kedipkedip #mendaratdengancantik

Jadikan beberapa hari yang lalu eyke bongkar-bongkar kamar. lagi liburan euy jadi kapan lagi kan--" nah pas gitu nemu banyak kertas-kertas gejelas. eh pas diliat ada yang isinya puisi, cerpen, gambaran, sampe kertas contekan buat ulangan #eh

Terus yaaa kalo puisi, cerpen, apalagi kertas contekan kan gamungkin eyke aplot yaah..
jadi aplot gambaran aja..
jelek-jelek sih... gambaran benang kusut gini dibikinnya baru-baru kelas satu esema.
musti banyak belajar ya._.
rata-rata masih maksa gitu gambarannya ⊙︿⊙

Ini ceritanya sok-sokan nge-doodle gituh--"
nothinglove.blogspot.com


enam tokoh gajelas diatas itu ceritanya sohib-sohib eyke cyn

17/06/13

Tips move on tanpa galau!

Ciayooooo!!!!

Halah berasa udah level EXPERT dalam hal mengantisipasi kegalauan aja gue nya segala bikin tips ngaco gini--" wkwk..
Actually, beberapa bulan yang lalu gue END sama pacar a.k.a mantan. dan dengan pengalaman cetek putus without penyakit setia nya umat manusia yaitu GALAU, gue pun berinisiatif buat bikin semacam tips ngaco buat para galauers!

Mari bangkit dari keterpurukan kawan >,<9 #tsaaahhh


1. NIAT

Yang pertama diawali dengan NIAT.
Kalo niat lo kuat buat Move on, pasti kok lo bakal move on.  tapi kalo dari awal niatnya ga ada, yaaa gimana mau ke jalan selanjutnya~.~9

  • lagian ngapain juga mengharapkan orang yang belum tentu mengharapkan kita?  <- buat pengagum rahasia
  • buat apa nungguin sms pacar yang ternyata bukan nya ngsms kita malah ngsms pacarnya yang lain? <- buat yang pacaran
  • buat apa mikirin orang yang udah mau kita lupain tapi ternyata gak bisa terlupakan? <- buat mantan

#okesip #galauseketika

10/05/13

Hati.



Tak bisa dipungkiri, disana, di sudut hatiku terdalam aku merasa kehilangan.

Ya udah kalo itu yang
terbaik buat kamu..
Untuk yang kesekian kalinya di hari ini, ku baca sms dari Farel -pacarku- mantan pacarku. Perbedaan yang paling mendasar meyakinkan keputusanku. Salahkah aku jika menjadikan agama sebagai alasan? Toh nanti pada akhirnya, selama apapun aku bertahan ‘kita’ akan berakhir menjadi aku-kamu juga.
Farel Antonius, laki-laki penuh ketulusan yang menemani hariku tiga bulan belakangan. Hari ini tepatnya tiga bulan di mulainya kisah ‘kita’ bersama. Dan di hari ini kisah ‘kita’ berakhir sederhana. Menyesal? Tidak untuk sekarang.
“Aku suka kamu. Gak tau kenapa. Tapi perasaan ini selalu mengganggu, kamu, kamu, kamu dan kamu yang terus aku pikirkan.” Kamu terus berbicara sementara aku masih berusaha mencerna satu-persatu kata yang kamu ucapkan.
“Mm maksudnya?” akhirnya pertanyaan yang daritadi berputar tak tertahankan
“Aduh gimana ya bilangnya?” Kamu menggaruk kepala, “mm.. Kamu mau jadi pacarku? Tapi kalo kamu gamau aku gapapa kok.” Ucapmu cepat.
“Kamu serius?”
“Iya aku serius sama kamu.”
“Gak terlalu cepat? Kita baru kenal satu minggu loh” dan aku juga baru satu minggu berstatus jomblo, batinku. Berat.
“Gak ada yang terlalu cepat. Sepersekian detik setelah bertemu kamu pun, kita bisa jadian, apalagi ini yang sudah…” kamu menghitung “605800 detik” lanjutmu
“Haha.. ada-ada aja kamu.. Kalo kamu beneran serius, yaudah Iya aku mau” Aku tersenyum. Tulus.
“Jadi, kita pacaran?”
Aku mengangguk. Refleks kamu memelukku.
“Udah ah. Malu.” Entah sudah semerah apakah pipiku.
Ya. Hari itu di sanggar tari, setelah seminggu kita bertemu, kita menjadi sepasang kekasih. Bahagia tentu, tapi ada sedikit perasaan mengganjal di hatiku.

Ca, plis ca.. jangan tinggalin Ai
Ai mau nya Ica yang terakhir buat Ai.
Sms dari Alif Alfarizi, pacarku, seminggu yang lalu. Tapi semua sudah terlambat. Satu tahun aku bertahan demi menemani cintanya, aku diacuhkan. Siapa yang tidak kecewa, orang terspesial yang di harapkan mengucapkan ‘Selamat ulang tahun’ bahkan tidak ingat sama sekali. Sama sekali. Sakit….
Itu adalah hari terakhir aku menangis sampai sesegukan karena lelaki, setelah itu aku  berjanji tidak akan menangisi harapan kosong dari lelaki. Sungguh sakit.
Dan aku mengakhiri hubunganku dengan Alif jauh setelah hari itu. Bukan karena Farel, aku pun baru mengenalnya setelah kami –aku dan Alif- tidak lagi satu. Alasannya, aku lelah dan ingin bebas. Bebas dalam artian, bebas dari dia.
Terlalu klasik kalau aku mengakhiri karena dia lupa hari terspesialku. Tapi, selama Satu tahun dua bulan empat hari ini aku berusaha memahami keegoisan, keposesifan dan keagresifan nya. Waktu yang lama untuk mengerti, namun nyatanya aku tetap tidak bisa mengerti. Semuanya terlalu sulit di mengerti, dia sulit dimengerti.
Memori ku tiba-tiba memutar balik saat Alif diam-diam mendekatiku. Scene-scene yang sudah terlupa hadir kembali. Modusnya hebat, meminta ku membantunya untuk kembali dengan mantannya yang juga teman dekatku. Sialan. Aku tertipu dan tidak menyadarinya. Berkali-kali dia memintaku untuk menjadi kekasihnya, selalu ku tolak. Tapi terakhir, malam minggu itu dia benar-benar meyakinkanku.
“Amala Cleosavika. Maukah kamu menjadi pacarku?” katamu sambil berjongkok bak pangeran yang ingin mengajak sang putri berdansa, kamu menatapku tepat dimanik mata.
“hm…” Aku bingung, tak punya persiapan kata-kata “Kamu janji jangan perlakukan aku kaya mantan-mantan kamu ya?”
“Iya aku janji”
“Pinky promise?” Lalu kamu mengaitkan kelingkingmu di kelingkingku.
Semua berlalu dengan lubang-lubang hitam yang kamu tutupi dengan kesalahanku. Kamu memperlakukanku bukan seperti pacarmu, tapi seperti anak kecil yang di campakkan. Menuntut ini-itu dariku, Sementara kamu? Terus seperti pengecut.
Aku tahu masa lalu mu dengan mantan-mantanmu. Pacaran-Menduakan-Putus. Selalu begitu siklusnya. Salah kalau ada sedikit rasa tidak percaya? Wajar kan?
Ya tapi kamu baik, kamu mencintaiku. Sangat mencintaiku, katamu. Tidak ada yang salah dengan semua itu, yang salah adalah caramu mencintaiku.
Aku lelah dan ingin menyerah, tapi kamu bilang “Kita akan berjuang sama-sama”, aku mengiyakan.
Dan di hari itu saat aku mengakhiri kisah ‘kita’, kamu menagih janjiku.
“Ai cinta sama Ica. Ai mau Ica yang terakhir buat Ai” Kamu menangis di seberang sana
“Kalo Ica gak mau?” sepersekian detik setelahnya, aku menyesali ucapanku.
“Plis Ca….” kamu putus asa.
“Maaf” Lalu aku menutup telepon darimu.
Setelahnya tak terhitung berapa puluh telepon darimu yang ku acuhkan. Sms mu hanya ku baca dan tidak ku balas. Jujur, aku merasa bersalah.
Ikam munyak, Unda jua.
Kam sakit, sama ja kita.
Uyuh unda, ampih ja sudah.
Kita sama-sama sakit. Ya. Bukan hanya kamu, Alif.
Mungkin aku bodoh karena telah menyia-nyiakan orang yang benar-benar mencintaiku, tapi lebih bodoh lagi kalau aku terus terjebak bersama orang yang tidak aku cintai.
Satu tahun dua bulan empat hari tidak membuat aku bisa mencintaimu. Sayang? Pasti, tapi semua tergerogoti oleh sakit yang kamu beri.
Sekarang aku sendiri, memilih sendiri. Mencintai tanpa di cintai, sakit. Dicintai tanpa mencintai, beban. Timbal balik. Ingin dicintai dan mencintai, suatu hari nanti. Hidup itu pilihan.
Hmm… tiba-tiba aku merasakan rindu yang mendalam. Twitter selalu menjadi tempat curhat terbaik. Hanya diam dan mendengarkan.
“Kangen ucapan Guten Morgen & Gute nacht dari seseorang~” Spam pertama. Untuk Alif. Alif dengan setia mengirimkan ucapan ‘Guten Morgen & Gute nacht’ setiap hari. Tak peduli bagaimana kami saat itu, sesibuk apapun dia, ucapan itu tidak pernah hilang selama satu tahun dua bulan empat hari.
“Kangen ucapan Good Mornin’ & Good Nite dari kamu” Teruntuk Farel. Walaupun tidak se-ontime dan sesetia ucapan Alif, Farel juga selalu mengirimi ku ucapan itu. Semua juga, tapi sungguh aku merindukannya.
“Kangen ngucapin ‘Kamu jangan lupa solat trus makan ya pop’ setiap pulang sekolah” Pop. Panggilan sayangku untuk Alif. Pop dan Cup, Popcorn dan Cupcakes. Lucu ya.
Tapi sekarang hubunganku dengan Alif tak semanis popcorn dan cupcakes. Alif sudah seperti popcorn yang belum di masak, keras. Kami satu sekolah, kami saling kenal, bahkan kami pernah saling berbagi kasih tapi dia seperti memusuhiku, padahal aku tau diam-diam dia selalu memperhatikanku. Dia juga pura-pura dekat dengan teman sekelasnya, kemana-mana berdua, setiap pulang sekolah si ‘wanita’ nya itu duduk di tempat yang dulu aku lah disitu, tepat di belakang Alif, di motornya. Azzzzz… cemburu kah aku? No no no.. em maybe yes. Haiks…. Please jangan buat aku benar-benar merasa cemburu. Tapi salahkah? Enggak kan. Satu tahun dua bulan empat hari, pasti masih ada rasa sayang yang tersisa kadarnya saja yang berbeda.
Aku tau, Alif masih sangat mencintaiku. Dan aku tau, dia hanya ingin membuatku cemburu. Dia berhasil. Aku merindukannya, sangat merindukannya. Alif, Alif, Alif.
Setelah resmi putus denganku, Alif tidak pernah lagi menghubungiku. Bak menghilang di telan bumi. Handphone ku tidak lagi berbunyi saat aku mau dan bangun tidur. Apa dia membenci ku ya? Jangan dong. Aku memang sudah tidak mempunyai perasaan sedalam dulu dengan Alif, tapi kalau Alif benar-benar membenciku, aku tidak bisa membayangkannya. Labil ya aku?
“Merindukan itu menyakitkan” Tweet galau lagi.
Siapa yang tidak pernah merindukan seseorang yang dia sayangi? Bohong kalau itu tidak menyakitkan. Tidak karuan mau apa, perasaan resah dan gelisah. Nyesek cyin.
“Cup, aku kangen kamu. Tapi kita ga bisa jalan, Ai sibuk dan Ica juga” Suara Alif di ujung sana terdengar berat.
“Iya Pop… Ica juga kangen..” Aku menghelas nafas, “Kamu Goodluck yaa buat lombanya… Menang ataupun enggak, kamu akan tetep jadi pemenang buat aku.. Emm tapi harus menang yaa hehe” lanjutku
“Haha dasar kamu…”
Lalu hening. Kami larut dalam belenggu rindu masing-masing.
“Cintaku bukanlah cinta biasa…. Jika kamu yang memiliki… dan kamu yang temaniku seumur hidupku” Tiba-tiba Alif menyanyikan salah satu lagu favoritku dari Afgan Syahreza.
“aaa.. Ai…” aku terharu.
Aku bahagia ketika kamu dengan tulus mengungkapkan perasaanmu lewat lagu, sesederhana itu.
Lalu aku juga merindukan saat kami belajar kimia bersama. Tidak ada yang mengerti, lalu kami malah menggambar tidak jelas di buku kimia. Haha…
Yang paling aku ingat dari Alif adalah tatapannya yang langsung masuk kemata. Tajam. Senyumnya yang setengah, Alis matanya, rambutnya. Hmm… ternyata aku ingat semua tentangnya.
Ai udah terlanjur sayang sama Ica. Harus gimana lagi caranya? Jujur ca, kenapa Ica kaya gini sama Ai? Sebenernya perasaan Ica ke Ai itu gimana? Ai terus berjuang kaya gini mohon-mohon biar ga di hirauin sama Ica, karna Ai sayang sama Ica. Ai gamau Ica dimiliki cowo lain, Ai gamau Ica disakitin sama cowo lain.
Sms terakhir dari Alif masih ku simpan sampai sekarang. Hampir air mataku jatuh lagi karena Alif.
Maaf..
Hanya satu kata itu yang bisa aku katakan. Apa lagi? Aku sudah cukup sakit di setiap kebahagianku bersamanya. Dia mempunyai sikap yang berbeda kepadaku, saat berdua, saat bersama teman-temannya, dan saat bersama orang banyak.
Saat berdua dia mencintaiku, menyayangiku, memperlakukan aku seperti putri. Saat bersama teman-temannya Aku benar-benar tidak di hargai. Bahkan saat ada temannya bercanda “Yaudah kita putus cukup sampe disini, Lif. Angkut semua barang-barang kamu di rumah kita” lalu yang membuat aku kecewa adalah Alif menjawab “Oke gapapa. Aku sama Nana juga” Nana… Kirana, teman sekelasnya. Padahal jelas-jelas di situ ada aku, tapi kenapa dia malah menyebut nama perempuan lain di depanku. Terlalu klasik kah aku? Di acara Expo dan Bazar di kota ku, di stadion yang penuh sesak, dia meninggalkan ku di belakang. Aku memang lamban, tapi……. Akh sudahlah… Lupakan Alif. No more Alif, no more galau.
“Pindah sekolah, pindah rumah, pindah hati #okesip” Updated di twitter lagi.
Pindah hati, dari Alif ke Farel. Banyak yang bilang Farel hanyalah sebagai pelampiasan. Tapi aku tidak merasa seperti itu. Aku benar-benar mencintainya. Have fun. Then, I choosed you to be mine, Farel.
Tiga bulan memang waktu yang tidak singkat. Setiap malam aku bertemu Farel, bukan jalan-jalan. Tapi di tempat latihan Silat. Aku baru di situ, dan dia yang mengajariku. Aku merindukan moment itu. Farel dengan sabarnya mengajariku, tulus dan selalu dengan senyum khas nya. Lesung pipit menambah kharisma nya.
Lalu ada suatu malam, saat berangkat ke sanggar tempat latihan aku kehujanan. Sampai di sanggar baju dan jaketku basah, Farel menyuruhku duduk di sampingnya, lalu dia memakaikan jaketnya di pundakku. Bahagia itu sederhana.
Di malam lain aku dan Farel bolos latihan, aku menemani Farel yang sedang sakit belajar karena besoknya Farel ada Ujian Nasional Matematika. Salah Farel juga sih, sudah tahu besoknya ada Ujian, eh masih aja ikut tanding sepakbola di luar kota. Aku sampai angkat tangan dengan tingkah Farel yang sangat santai menghadapi Ujian.
Aku senang berada di dekat Farel. Dimana pun aku dan dia berada, aku tetap diposisi sebagai pacarnya. Teman-teman Farel sangat dekat denganku, padahal aku dan Farel beda sekolah loh.
Aku merindukannya. Sangat merindukannya. Merindukan genggaman tangannya di sela jariku, tatapan matanya yang tulus tanpa celah dan senyum nya yang membuat aku jatuh cinta.
Di setiap kenangan selalu ada rasa tersendiri manis, asam, asin, dan percampuran ketiganya. Ya tapi kenangan hanyalah kenangan. Biarkan kenangan abadi bersama waktu. Merindukan, mengingat kenangan itu wajar tapi bukan berarti ingin kembali ke pelukan............ walau kadang ada juga harapan~

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...